Menjaga Persahabatan Sejati
Oleh : Ach. Zainul Abidin Meiko VII-A
Tips
AKU BISA
Memang aman perahu berlabuh
Tetapi bukan untuk itu perahu di ciptakan
Berdiri tangguh menerjang ombak……
Melintasi gemuruh nan bahaya
Hidup ini banyak pilihan
Aku bebas memilih
Karena itu semua hakku
Itu yang membedakan potensi
Manusia yang bertanggung jawab
Serta tidak sama sekali
Wound In Shibuya
Oleh: Diva Faradilla VIII-I
Malam ini pemandangan di kota Shibuya sama seperti malam - malam sebelumnya. Hiruk pikuk kota tetap terlihat, meskipun salju terus mengguyur selama bulan Desember ini. Gemerlap lampu jalan dan gedung-gedung tinggi kontras kulihat dengan mataku sendiri. Aku ingin berbaur bersama mereka, menikmati keindahan malam di Shibuya, salah satu kota pusat perbelanjaan di Jepang. Tapi apa daya , sudah hampir 5 hari aku terbaring di rumah sakit. Bertemakan riuhnya kota ini lewat bingkai jendela.
Tiba-tiba ada suara ketukan pintu. Aku yang menyadarinya segera menyuruh orang itu masuk dengan teriakan. Saat pintu perlahan terbuka, aku melihat dua orang yang wajahnya familiar di mataku.
BULAN SABIT DALAM JANTUNGKU
Oleh: Atiqoh IX-G
Aku duduk sejenak dan mengingat kehidupanku sejak aku menginjakkan kaki di Paris, waktu itu umurku sekitar lima tahun. Kami sekeluarga pindah ke Paris, karena ayahku mendapat pekerjaan yang lebih baik daripada di Irlandia, Negara asal kami. Ibu menyekolahkanku di taman kanak-kanak terpencil di pinggiran kota Paris, maklum, kami memang keluarga sederhana. Tetapi setahun kemudian kami pindah ke Indonesia, karena ayahku dipindahkan oleh kantornya, tepatnya di tengah keramaian Yogyakarta.